Kamis, 26 Februari 2009

Taiko di Indonesia

Yah, di Indonesia saat ini hanya ada tiga grup musik ansambel taiko, yaitu:

1. Fujiyama Taiko Solo, yang beraliran Taiko Jawa... eh bukan ding.... heheh
2. Jakarta Taiko Club / JCC, yang beraliran Ooedo Sukeroku Ryuu Daiko
3. Umaku Eisa Jakarta, yang beraliran Taiko Okinawa

Yang lain? Gag ada! Atau, dia belum memperkenalkan diri ke komunitas kita. Atau, dia baru-baru ini aja berdiri.

Dari ketiga grup itu masing-masing punya style yang berbeda.

Fujiyama Taiko, sendiri dulunya mengikuti aliran Hiroshima Taiko Hozonkai. Yang memelihara dan terus memainkan irama yang sudah berusia ratusan tahun.

Sejak ada anggota Fujiyama Taiko yang belajar musik ansambel di Sanuki Kokubunjidaiko Hozonkai, Fujiyama Taiko mulai menggabungkan budaya tradisional dan musik kontemporer.

Kita saat ini sedang dalam proses latihan dan membuat karya, so, tunggu aja penampilan baru kita yah... yoroshiku...

Belajar Lagu Baru

Mulai minggu lalu, anak-anak mulai belajar dua buah melodi taiko baru yang bernama jointo dan sekitoba. Sekitoba pertama kali diperkenalkan di pertemuan tahunan tim taiko seluruh Jepang tahun 2003. Sejak itu lagu ini dikenal dan dimainkan oleh banyak tim taiko dari seluruh Jepang.

Sekitoba terdiri dari paduan Shimedaiko 1, Shimedaiko 2, Miyadaiko, Oodaiko, Kane dan Fue. Tempo lagu aslinya cepat, sesuai dengan judul lagu ini yang diambil dari nama kuda tercepat dari legenda Tiga Negara (Samkok).

Lagu kedua yang akan dipelajari adalah Jointo, yang memadukan irama modern dan tradisional. Lagu ini diciptakan oleh Kawarazaki Yoshihiro dari Furyuu Dagaku Matsurishuu / FDM Kyoto.

Raga Art Shop alias Bengkel Perkusi

Dan akhirnya,hari ini jadilah 2 buah taiko baru pesenan yohan 2 minggu yang lalu. (foto menyusul... lg susah upload foto... posting ini wae buatnya lewat e-mail... +_+)

Oke, sebelumnya perkenalkan. Alat musik ini namanya Taiko. Mirip bedug jawa. Bedanya taiko itu bentuknya macem-macem, ada yang gedhe, kecil, panjang, lempeng, ada yang digantung, dicangking, digendhong, ditumpaki halah.... Cara memainkan taiko itu: selalu dipukul dengan stick yang dalam bahasa Jepang disebut: BACHI.

Si kembar yang baru lahir ini nama resminya Nagadou-daiko, tapi sejak ikutan belajar di kokunbunjidaiko pas di Jepang dulu, aku lebih sering nyebut taiko yang modelnya kayak gini dengan nama: MIYA.

Karena untuk impor dari Jepang mahal banget, dan dana grup ansambel ku tuh pas-pasan banget, akhirnya sepakatlah kita untuk eksperimen buat taiko sendiri di Solo. Yang memenangkan tender proyek kali ini –cie, proyek...- bukan lagi Mas Hendrawan dari Zukhruf yang dulu udah buatin oodaiko nya fujiyama taiko, tapi Mas Galih Temperente yang punya Bengkel Perkusi bernama Raga Artshop.

Alasan terpilihnya si master jembe ini karena: 1. aku kenal cukup lama ma orangnya, dan 2. karena harga yang ditawarkan murah. Untuk si kembar miya yang berdiameter 45 cm ini kita merogoh kocek gag sampai 4 juta. Suaranya pun udah lumayan banget untuk taiko buatan Indonesia.

Kulit sapi yang dipakai lumayan lah, sementara pasaknya terpaksa diganti pakai kayu. Abis pas dicoba pakai besi muncul karatnya, padahal udah dicoba dilapisi pakai cat loh.

Ya ya ya. Lagi-lagi karena masih proses trial and error mesti nyoba2 banyak hal. Hasil kali ini lumayan banget oq.

Lagian dimana sih yang bisa buat alat musik pukul kayak ginian yang lebih bagus?

Uh iya. Kalau sempet maen ke Raga Art Shop, tempatnya ada di komplek Joglo Seni Sri Wedari Solo (Mas Galih aku promosi ki..... Heheheh...).

Disitu banyak alat musik 'aneh' dan langka yang bisa jadi belum pernah kita lihat langsung pake mata kepala sendiri. Aku aja kelakon megang sakuhachi disitu heheheh.

Laporan Kegiatan Tahunan

LAPORAN TAHUNAN
FUJIYAMA TAIKO
2006

A. Pengantar

Fujiyama Taiko adalah sebuah kelompok musik drum tradisional Jepang (yang nama alat musiknya juga disebut taiko) yang didirikan pada tanggal 21 Desember tahun 2002. Dalam kurun waktu empat tahun sejak berdiri sampai sekarang Fujiyama Taiko terus menerus mempertahankan dan mengembangkan kesenian taiko di Solo. Salah satu bentuknya adalah dengan mengadakan pementasan-pementasan, dan terus melakukan regenerasi tim taiko, yang walaupun anggota-anggotanya sebagian telah berganti karena harus mengikuti program magang ke Jepang, namun terus mencoba eksis dengan membentuk tim baru. Total tim taiko yang telah terbentuk sampai sekarang berjumlah 5 grup.
Tahun 2006 bagi Fujiyama Taiko merupakan tahun yang penuh dengan berbagai macam perubahan dan hal-hal baru.
Pada bulan Februari 2006 Mukume Sumiko Sensei yang merupakan pelatih tunggal Fujiyama Taiko telah kembali pulang ke Jepang. Sejak kepulangan Sumiko Sensei, kegiatan pelatihan taiko untuk sementara diambil alih oleh Yohan Triwahyono Sensei.
Awal tahun 2006, Fujiyama Taiko telah tampil berbagai macam acara, baik festival budaya maupun kegiatan sosial di Solo, dan Jogjakarta. Pada tahun 2006 ini pula Fujiyama Taiko untuk pertama kalinya tampil di Purwokerto, yang sampai saat ini merupakan kota terjauh yang pernah disinggahi Fujiyama Taiko.
Bulan Oktober 2006 Fujiyama Taiko secara kebetulan memenangkan lomba di Parade Bedug Sampoerna Hijau 2006 yang diadakan dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri. Dengan latihan mendadak yang hanya 2 jam saja, Fujiyama Taiko dapat memenangkan juara ke-III. Karena penampilan di Parade Bedug ini jugalah berita tentang Fujiyama Taiko pernah dimuat di halaman depan Kompas edisi nasional.
Sejak bulan Oktober ini pula Fujiyama Taiko telah mempunyai situs web sendiri di http://taiko.fujiyamagakkoo.com/. Situs yang merupakan subdomain dari http://www.fujiyamagakkoo.com/ tersebut dibuat dalam rangka lebih memasyarakatkan keberadaan Fujiyama Taiko.
Fujiyama Taiko juga telah mempunyai alamat e-mail di taiko@fujiyamagakkoo.com.
Pada tahun 2006 Fujiyama Taiko juga sempat tampil di beberapa event seni dan budaya di Kota Solo. Hal ini tidak lepas dari kerjasama yang baik antara Fujiyama Taiko dengan MATaYA arts & heritage yang sering mengadakan event kesenian di Solo.
Atas kerjasama yang baik itupulalah Fujiyama Taiko pernah beberapa bulan melakukan latihan rutin di Joglo Seni Sriwedari.
Pementasan Taiko di Festival Bonraja tanggal 30 November 2006 merupakan pementasan pertama yang menampilkan dua tim sekaligus yaitu tim taiko lama dan tim taiko baru. Pada Festival ini tim lama yang terdiri dari (1) Dita Rachmawati, (2) David Anggara, (3) Hermawan Budi R., (4) Yeri Haryanto, (5) Budi Mulyono, dan (6) Joko Wiyono melakukan pementasan terakhir. Hal ini dikarenakan mulai bulan Desember 2006 dua dari anggota tim lama yaitu David Anggara dan Hermawan Budi R, akan berangkat ke Jepang, disusul oleh beberapa anggota tim lama yang lain yang akan berangkat bulan-bulan berikutnya. Tim baru, yang melakukan pementasan perdana pada festival ini terdiri dari (1) Budi Sarsono, (2) Sri Mulyono, (3) Fitroh Saibantono, (4) Agung Karuniawan, (5) Rahmadi, dan (6) Simon Rio Marhan.
Di akhir tahun ini, mulai bulan Oktober-Desember 2006 Fujiyama Taiko sedang mempersiapkan pengajuan aplikasi Program Pertukaran Akar Rumput, Grant Program for Cultural Exchange at The Grass-roots Level dari The Japan Foundation. Rencananya proposal akan diajukan pada minggu pertama bulan Januari 2007. Sedangkan kunjungan ke Jepang akan dilakukan pada 26 Februari sampai 12 Maret 2007. Organisasi partner tempat belajar taiko di Jepang bernama Hiroshima Taiko Hozonkai. Pihak Hozonkai sendiri telah menyetujui proposal dari Fujiyama Taiko dan telah mengirimkan surat rekomendasinya ke Indonesia. Semoga proposal tersebut nantinya dapat disetujui oleh Japan Foundation.

B. Laporan Kegiatan

Berikut ini adalah pementasan yang telah dilakukan oleh Fujiyama Taiko pada tahun 2006, baik pada event kesenian, budaya maupun kegiatan sosial:

1. Nama Event : Japanholic Shinnen Paatii 2006
Waktu : 7 Januari 2006
Tempat : Gedung Warastratama, Manahan, Solo
Penyelenggara : PJ Japan Community

2. Nama Event : Nihon Bunkasai Kobudoenbutaikai in Harmony 2006
Waktu : 11 Februari 2006
Tempat : Benteng Vredeburg, Jogjakarta
Penyelenggara : Ninpo Bugei Indonesia dan Himaje UGM

3. Nama Event : Workshop Origami untuk Anak-anak
Waktu : Mei 2006
Tempat : PGS, Solo
Penyelenggara : MATaYA arts & heritage

4. Nama Event : Penggalangan Dana Gempa Jogja dan Jateng
Waktu : Juni 2006
Tempat : Gedung Solopos, Solo
Penyelenggara : Solopos

5. Nama Event : Penggalangan Dana Gempa Jogja dan Jateng
Waktu : Juni 2006
Tempat : Joglo Seni Sriwedari, Solo
Penyelenggara : MATaYA arts and heritage

6. Nama Event : Penggalangan Dana Gempa Jogja dan Jateng
Waktu : Juni 2006
Tempat : Solo Grand Mall
Penyelenggara : Solo Grand Mall

7. Nama Event : Hikari Nihon Bunkasai
Waktu : 17 September 2006
Tempat : Alun-alun Kota Purwokerto
Penyelenggara : Pusat Studi Bahasa Jepang dan Mandarin HIKARI

8. Nama Event : Parade Bedug Sampoerna Hijau
Waktu : 16 Oktober 2006
Tempat : Alun-alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta
Penyelenggara : Sampoerna Hijau

9. Nama Event : Malam Takbir Idul Fitri 1427 H
Waktu : 23 Oktober 2006
Tempat : Hall Utama Solo Grand Mall
Penyelenggara : Solo Grand Mall

10. Nama Event : Japanese Art Festival 2006
Waktu : 10 November 2006
Tempat : Restourant KIKO, Jogjakarta
Penyelenggara : KIKO bento, IKUZO production, EGAKU

11. Nama Event : Bonraja Festival 2006
Waktu : 30 November 2006
Tempat : Taman Budaya Sriwedari Solo
Penyelenggara : Disparsenibud Kota Surakarta dan MATaYA

12. Nama Event : Outbond dan Penghijauan 2006
Waktu : 8 Desember 2006
Tempat : Kantor Desa Segorogunung, Kab. Karanganyar
Penyelenggara : Fujiyama Gakkoo

13. Nama Event : Open House Court melalui Apresiasi Seni
Waktu : 30 Desember 2006
Tempat : Court, Solo
Penyelenggara : Court

C. Rencana Kegiatan

1. Pementasan tahun 2007

1. Nama Event : Japanholic Shinnen Paatii 2nd Season
Waktu : 6 Januari 2007
Tempat : Auditoriun SMA Pangudi Luhur St. Yosef
Penyelenggara : PJ Japan Community

2. Nama Event : SMARA CATUR BUNKASAI
Waktu : 18 Maret 2007
Tempat : SMA Negeri 4 Surakarta
Penyelenggara : SMARA Catur Otaku Club

3. Nama Event : Demo mempertahankan Sriwedari
Waktu : April 2007
Tempat : Sriwedari
Penyelenggara : Seluruh masyarakat kota Surakarta

4. Nama Event : Flower Festival at Hiroshima Japan
Waktu : 03 Mei 2007
Tempat : Hiroshima Japan
Penyelenggara :
*) Belum ada proposal kegiatan lain yang masuk ke Fujiyama Taiko untuk
tahun 2007.

2. Pengajuan Aplikasi Grant Program for Cultural Exchange at The Grass-roots
Level dari The Japan Foundation

Waktu pelaksanaan: minggu pertama, bulan Januari 2007.


3. Peresmian Logo Fujiyama Taiko dan Penetapan Hari Jadi Fujiyama Taiko

Sampai sekarang, Fujiyama Taiko belum memiliki logo resmi yang ditetapkan sebagai identitas organisasi. Ke depannya, perlu dibakukan logo resmi untuk keperluan administrasi dan pemasaran.

Taiko mulai dibentuk bulan Desember tahun 2002, namun tidak ada tanggal pasti yang dijadikan sebagai Hari Jadi Fujiyama Taiko. Dalam rangka mempermudah penghitungan usia dan tertib administrasi, perlu ditetapkan tanggal Hari Jadi Fujiyama Taiko.
Kedua kegiatan diatas dilaksanakan pada bulan Januari 2007.

4. Pembuatan Kaos

Demi menunjang kegiatan Fujiyama Taiko, pada tahun 2007 ini Fujiyama Taiko akan membuat kaos tim sebagai identitas anggota tim taiko.
Waktu pelaksanaan: bulan Juni 2007.

5. Pembelian Taiko Baru

Saat ini Fujiyama Taiko hanya memiliki 2 buah taiko besar dan 1 buah taiko kecil. Dalam rangka lebih mengembangkan taiko, dan agar melodi yang dapat dimainkan menjadi lebih banyak, diperlukan beberapa buah taiko dan atau alat pendukung lainnya.
Pada tahun 2007, alat baru yang ditargetkan untuk dibuat adalah 1 buah taiko besar, 1 buah taiko kecil, 1 buah fue (seruling), dan 1 buah shamisen.
Waktu pelaksanaan: bulan Agustus 2007.

6. Workshop

Tahun lalu kegiatan workshop taiko untuk pelajar SMA gagal karena beberapa hal. Tahun 2007 ini diharapkan workshop gratis taiko dapat diadakan dalam rangka lebih memasyarakatkan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap taiko di kalangan masyarakat umum.
Waktu pelaksanaan: bulan Oktober 2007.

7. Pembuatan Kostum Baru

Kostum Fujiyama Taiko yang lama sudah perlu diganti karena kondisinya sebagian sudah rusak.
Waktu pelaksanaan: bulan November 2007.


8. Latihan Rutin

Waktu pelaksanaan: hari Sabtu, minggu kedua dan keempat tiap bulan.

D. Penutup

Saat ini Fujiyama Taiko masih tetap menjadi satu-satunya tim taiko yang ada di Jawa Tengah dan Jogjakarta. Fujiyama Taiko masih harus terus berbenah diri agar nantinya dapat menjadi tim taiko profesional yang dapat dikenal oleh banyak orang di Indonesia dan Jepang. Tentunya hal itu menuntut kerja keras yang tak kenal lelah dari kita semua.

Lampiran.

Homepage dari website Fujiyama Taiko (sementara masih terus dilakukan perbaikan)

Kontak

Fujiyama Taiko

Alamat : Jl. Bhayangkara No. 52 B, Solo, Jawa Tengah – 57149 INDONESIA.
Telepon : +62 271 712698
Faksimili : +62 271 742925
E-mail : fujiyamagakkoo@gmail.com fujiyamataiko@gmail.com
URL : http://taiko.fujiyamagakkoo.com

Kontak Person

C/P

Yohan Triwahyono (manager)

Mobile : +62 81 7414 3994 / +62 857 2846 7706
E-mail : yohanpuri@yahoo.com

Dita Rachmawati (team leader)

Mobile : +62 899 5207 261

Tautan

Cantumkan Juga Website Anda di Sini. Kirimkan request-nya ke fujiyamataiko@gmail.com

WEB LINK

1. Fujiyama Gakkoo http://www.fujiyamagakkoo.com
Fujiyama Gakkoo adalah sebuah lembaga pendidikan dan pengembangan bahasa Jepang di Solo, Jawa Tengah. Fujiyama Gakkoo juga melakukan berbagai kegiatan pengenalan, pelestarian dan pengembangan budaya Jepang dengan mengadakan event-event budaya, seperti Bunkasai, dan mengelola klub-klub kebudayaan.
2. The Japan Foundation http://www.jpf.or.id
The Japan Foundation atau Kokusai Kouryuu Kikin adalah pusat kebudayaan Jepang yang mempunyai kantor cabang di Indonesia.
3. Za Ondekoza http://www.ondekoza.com
Situs dari Ondekoza, sebuah klub Taiko dari Jepang yang terkenal baik di dalam maupun di luar negeri.
4. Sanuki Kokubunjidaiko Hozonkai
Klub Taiko dari Jepang, yang berlokasi di Takamatsu, Perfektur Kagawa.
5. Kuni-net http://www.kuni-net.com
Adalah situs yang berisi bermacam-macam hal tentang Taiko, termasuk direktori situs-situs klub Taiko di Jepang dan luar Jepang.
6. Tadotsu Gakuen http://tadotsugakuen.blogspot.com
Komunitas belajar bahasa Jepang di internet.

Anggota

Anggota

1. Dita Rachmawati (ketua)
2. David Anggara
3. Hermawan Budi Raharjo
4. Budi Mulyono
5. Yeri Haryanto
6. Joko Wiyono
7. Yohan Triwahyono
8. Sri Mulyono
9. Fitroh Saibantono
10. Budi Sarsono
11. Rahmadi
12. Agung Karuniawan
13. Simon Rio Marhan
14. Sunardiyanto
15. Triyanto
16. Doni Purnomo
17. Cahyo Ragil
18. Andri Suhantoro
19. Yusri Sukmana
20. Soni Setiyawan



Management:
1. Yohan Triwahyono (manager, pelatih)
2. P. Tundjung Prakosa, SS. (public relation)
3. Sujatmiko (accommodation crew)
4. Su’aedi Kundari (marketing crew)
5. Aris Nurcahyo, Amd. (documentation crew)